Rabu, 11 November 2015

Tips Menghilangkan Rasa Malu

Tidak ada komentar

Tips Menghilangkan Rasa Malu Rasa malu terkadang bisa menjadi penghalang dalam berbagai aktivitas sosial dan mungkin bisa berdampak negatif bagi karir anda.  Nah, dalam artikel ini, kita akan belajar tahap-tahap yang harus dilakukan untuk menghilangkan rasa malu.  Memang tidak mudah, namun apabila anda melatih berbagai Tips Menghilangkan Rasa Malu di bawah ini, maka anda akan jauh lebih percaya diri.  Ingat, rasa malu adalah sebuah sifat bawaan yang bisa dirubah, dan apabila rasa malu bisa sedikit ditekan, anda akan lebih berani untuk mempresentasikan diri anda di hadapan para kolega, rekan bisnis, maupun sahabat.  Mengurangi rasa malu juga bisa membuka berbagai peluang cerah yang sebelumnya tertutup.  Langsung saja, berikut adalah 10 Tips Menghilangkan Rasa Malu versi Top10Indo  :
  Sadari bahwa anda adalah orang yang pemalu


Langkah pertama yang harus ditempuh untuk menghilangkan rasa malu adalah menyadari dulu bahwa anda adalah seseorang yang pemalu.  Dengan menyadari hal ini, akan lebih mudah bagi anda untuk mengidentifikasi di mana rasa malu tersebut muncul.  Tanya diri anda, apakah anda merasa tidak nyaman ketika harus berkenalan dengan orang lain?  Apakah anda cenderung menghindar untuk berbicara di hadapan orang banyak?  Apakah anda merasa lebih nyaman sendirian daripada bersama orang lain?  Jika jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas adalah "ya", maka kemungkinan besar anda tergolong sebagai orang yang pemalu.
Temukan berbagai hal yang menjadi kelebihan anda
Untuk mengusir rasa malu, anda harus menumbuhkan rasa percaya diri.  Nah, untuk meningkatkan rasa percaya diri, anda perlu menemukan berbagai kelebihan-kelebihan yang anda miliki dan sekiranya bisa membuat orang lain respek pada anda.  Misalkan anda sangat pandai di bidang matematika, maka gunakanlah hal ini sebagai "batu loncatan" untuk menghilangkan rasa malu.  Gunakan berbagai kesempatan yang ada hubungannya dengan hal yang anda kuasai dengan baik untuk menyingkirkan rasa malu dengan cara membantu teman-teman anda dalam hal tersebut.  Cara ini juga akan membuat orang lain lebih respek dan salut pada diri anda.
Cobalah untuk lebih mencintai diri sendiri

Rasa malu bisa disebabkan karena kita membenci diri kita sendiri, karena berbagai ketidak sempurnaan yang kita miliki.  Mungkin saja diri kita tidak sesuai dengan sosok ideal yang kita harapkan.  Pada anak-anak, rasa minder karena kekurangan fisik bisa menjadi pemicu utama tumbuhnya rasa malu yang berkelanjutan hingga ia tumbuh dewasa.
Nah, untuk mengatasi hal ini, cobalah untuk mencintai diri anda.  Bercerminlah, dan tatap wajah anda.  Jangan mencoba untuk mencari-cari kekurangan pada bayangan wajah yang terpantul di cermin.  Carilah kelebihan-kelebihan  yang bisa anda banggakan, dan membuat anda merasa nyaman dengan diri anda.
Fokuslah pada orang lain
Saat bersosialisasi, jangan terlalu fokus pada diri anda.  Rasa malu mungkin timbul karena anda khawatir anda akan melakukan berbagai kesalahan yang bisa membuat orang lain menertawakan anda.  Kekhawatiran ini bisa terus dan terus membesar, sehingga mencegah anda untuk bisa mengekspresikan diri dan potensi anda yang sebenarnya.
Untuk mencegah hal ini, fokuslah pada orang lain.  Dengarkan apa yang mereka bicarakan, apa yang mereka lakukan, dan amati gerak-gerik mereka.  Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya rasa terlalu khawatir tentang diri anda sendiri, dan anda juga akan menyadari bahwa orang lain pun ternyata melakukan berbagai kesalahan-kesalahan saat bersosialisasi.
Lakukan teknik pernapasan untuk menghindari rasa nervous dan cemas

Ketika rasa cemas dan malu mulai menghampiri, cobalah untuk memejamkan mata, mengambil nafas dalam-dalam, tahan selama 2-3 detik, dan hembuskan.  Teknik pernafasan yang sederhana ini terbukti bisa membuat tubuh anda merasa rileks, dan saat rileks, berbagai peraaan nervous, khawatir, dan cemas akan berkurang secara signifikan.
Lakukanlah teknik pernapasan ini saat anda akan menghadapi berbagai situasi serius, contohnya saat harus melakukan presentasi atau menghadapi klien baru.  Teknik ini bisa juga diterapkan saat akan menghadapi ujian atau saat harus membicarakan suatu hal yang sangat penting.
Itulah beberapa Tips Menghilangkan Rasa Malu

Tidak ada komentar :

Posting Komentar